Herawati Boediono Menghadiri Salimah PKS

29 06 2009

JAKARTA — Persaingan menuju kursi panas Presiden dan Wakil Presiden RI terus terjadi. Segala cara kerap dilakukan. Termasuk melakukan kampanye hitam (black campaign).

Merasa dikerjai, Tim Kampanye Nasional Susilo Bambang Yudhoyono bakal mengadukan Tim Kampanye Jusuf Kalla – Wiranto ke Badan Pengawas Pemilu, Kamis (25/6). Ihwalnya adalah selebaran gelap yang beredar di kampanye JK, terkait isu istri Boediono, cawapres SBY, beragama kristen.

Informasi yang diterima Republika dari Bravo Media Centre (BMC) milik Partai Demokrat, pengaduan ke Bawaslu akan berlangsung siang ini. Sementara di lain pihak, seolah menepis tudingan beragama non Islam, Herawati Boediono menghadiri acara Partai Keadilan Sejahtera di Bumi Perkemahan Cibubur.

Acara bertajuk Silaturahim Pengurus Pusat Salimah itu juga merilis tafsir tematik soal majelis taklim, Kamis siang ini. (Stevy/yto)

PKS: Isu Agama = Politik Kotor

INILAH.COM, Jakarta – PKS mengaku tidak ingin berpanjang lebar soal isu selebaran berisi Herawati Boediono yang disebut beragama Katolik. Isu seputar agama dianggap partai berlambang bulan sabit kembar mengapit sebatang padi itu kotor untuk digunakan sebagai bahan kepentingan politik.

“Kalau kami dari tim sukses sendiri merasa tidak perlu melakukan politik kotor dengan menggunakan isu-isu agama tersebut,” kata Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana, di sela-sela pertemuan Majlis Taklim PKS se-DKI, di Sports Mall, Arena Britama, Kelapa Gading, Jakarta, Minggu (28/6).

Isu tersebut, kata dia, tidak berpengaruh dalam internal PKS secara signifikan. Hal ini terbukti dalam perolehan dukungan untuk pasangan SBY-Boediono di sejumlah survei. “Toh dukungan dari masyarakat masih tinggi. Berdasarkan hasil polling lembaga survei yang ada, dukungan kita paling besar,” ungkapnya.

Namun, Triwisaksana enggan menjawab secara tegas saat ditanya sudah ada tersangka terkait selebaran itu. “Jangan mementingkan kepentingan kelompok saja, sebaiknya juga dilihat apa dampaknya di masyarakat. Karena itu kan isu yang sensitif,” pungkasnya. [Ikl/nuz]


Actions

Information

Leave a comment