PKS Merangkul Semua Golongan

17 11 2008

Delepan tokoh yang ada dalam iklan PKS, sebagai simbol kekuatan golongan-golongan di Indonesia. “Sehingga, bila suatu saat PKS ditakdirkan memimpin negeri ini, PKS akan merangkul seluruh kekuatan besar tersebut,” terang Anis.

PK-Sejahtera Online: Iklan PKS di televisi dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember, memiliki pesan rekonsiliasi nasional. Demikian disampaikan Sekjen PKS Anis Matta dalam acara Talk Show di sebuah stasiun Radio Swasta, Sabtu, (15/11). Lebih jauh lagi Anis menyatakan bahwa PKS ingin mengajak seluruh komponen bangsa turut aktif dalam perbaikan negeri. Untuk membangun bangsa Indonesia yang besar, menurut Anis diperlukan kontribusi dari seluruh golongan. Dan delepan tokoh yang ada dalam iklan PKS tersebut, menurutnya sebagai simbol kekuatan golongan-golongan di Indonesia.

“Sehingga, bila suatu saat PKS ditakdirkan memimpin negeri ini, PKS akan merangkul seluruh kekuatan besar tersebut,” terang Anis.

Menanggapi penempatan gambar penguasa Orde Baru Soeharto dalan materi iklan PKS tersebut, Anis menyatakan bahwa bangsa Indonesia harus dapat mempelajari sejarah dengan hati yang jernih.

“Bacalah sejarah tanpa dendam. Setiap orang memiliki energi positif dan negatif, dan kita ambil energi positif itu untuk membangun bangsa. Kita harus bisa melampaui luka masa lalu untuk menata masa depan,” pintanya. (adine)

Sejarah jangan dibaca sebagai dendam pada masa lalu, usaha menuntaskan pembalasan dendam, dan usaha membalaskan dendam. Bangsa ini tak akan pernah menjadi bangsa besar kalau anak bangsa membaca sejarah bangsa ini sebagai sejarah dendam. Sebab, membaca sejarah dengan dendam, mendorong lahirnya dendam baru yang terus berulang.
Jakarta, Kompas – Sejarah jangan dibaca sebagai dendam pada masa lalu, usaha menuntaskan pembalasan dendam, dan usaha membalaskan dendam. Bangsa ini tak akan pernah menjadi bangsa besar kalau anak bangsa membaca sejarah bangsa ini sebagai sejarah dendam. Sebab, membaca sejarah dengan dendam, mendorong lahirnya dendam baru yang terus berulang.

”Akan lahir sebuah proses regenerasi dendam dalam episode yang tidak berkesudahan dan menghabiskan energi bangsa ini,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Anis Matta dalam diskusi tentang tokoh dan dendam sejarah di Jakarta, Minggu (16/11).

”Sejarah pahlawan kita bukanlah sejarah malaikat yang bebas cacat dan bukan pula cerita tentang manusia sempurna. Pahlawan bangsa kita hanyalah manusia biasa yang berusaha melakukan pekerjaan luar biasa bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Sejarah pahlawan, menurut Anis, merupakan pergulatan kemanusiaan yang penuh haru biru dan yang harus dibaca dengan kacamata kemanusiaan yang jujur dan adil, bebas dari dendam. Hanya dengan begitu, sejarah bangsa ini bisa menjadi cermin pembelajaran bagi generasi baru untuk melangkah ke depan.

”Pembelajaran antargenerasilah yang membuat sejarah kita sebagai bangsa tersambung sebagai sebuah mata rantai antargenerasi yang saling mengisi. Sebab, peradaban besar adalah karya bersama seluruh generasi dan bukan kerja satu orang dan yang bisa diselesaikan dalam semalam,” ujarnya lagi.

sumber: PKS online


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: