PKS Award: Indonesia Inspiring Women

5 12 2008

Jakarta – Sejumlah wanita masuk dalam nominasi penerima PKS Award untuk wanita yang dianggap memberikan inspirasi. Mulai dari artis, pengusaha hingga politisi wanita. Mbak Tutut dan Megawati juga termasuk. “PKS sedang berusaha menembus batas,” ujar pengamat politik Indo Barometer M Qodari kepada detikcom, Rabu (3/12/2008).

Qodari menjelaskan ini adalah strategi PKS untuk menembus sekat-sekat politik yang selama ini identik dengan PKS. PKS berusaha melebarkan sayapnya dengan merambah basis massa di luar kader PKS yang selama ini didominasi oleh intelektual muslim.

“Caranya dengan memberikan apresiasi-apresiasi di berbagai bidang termasuk yang kontroversial,” ungkapnya. Qodari menjelaskan dari nama-nama yang masuk sebagian sangat berjauhan dengan citra PKS selama ini. “Contohnya Nia Dinata dan Dian Sastro …itu kan lambang pop culture, sangat jauh dengan citra PKS yang katakanlah, puritan,” katanya.

Mengenai adanya nama Mbak Tutut dan Megawati dalam daftar itu, Qodari menjelaskan misi PKS tidak hanya ingin dekat dengan pendukung Cendana atau Soekarnois saja, melainkan PKS memiliki misi untuk merangkul semua golongan. “Saya kira tidak secara khusus membidik suara Cendana. Kan ada juga nama-nama lain seperti Meuthia Hatta dan yang lainnya,” ujarnya.

PKS akan menganugerahkan PKS Award untuk delapan perempuan yang dianggap banyak memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia. Penganugerahan akan dilakukan pada 19 Desember 2008 di Jakarta. Penganugerahan PKS award ini adalah untuk memperingati 80 tahun kebangkitan perempuan Indonesia, yang jatuh tepat pada 22 Desember 2008.

Nama-nama yang masuk dalam nominasi award PKS adalah Mira Lesmana, Neno Warisman, Bunda Ifet, Tuty Alawiyah, Nia Dinata, Dian Sastro, Ani Soetjipto, Dewi Motik, Maria Hartiningsih, Toeti Aditama, Rosiana Silalahi, Siti Hardijanti Rukmana (Mbak Tutut), Megawati Soekarnoputri, Khofifah Indar Parawansa, Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Meuthia Hatta, dan sejumlah nama lainnya.

(rdf/ken) detiknews.com


Actions

Information

3 responses

5 12 2008
Moch Isnaini

Saya adalah orang yang simpati dengan PKS sejak dari awal dahulu yang bernama PK, karena kesesuaian aspirasi.
Akhir 2 ini saya melihat PKS jadi aneh sekali, terkesan hanya mencari kekuasaan tanpa tahu bagaimana proses yang lazim menjadi semangat untuk berkiprah.

Dari sekian banyak adalah yang aneh adalah mendukung KARSA tapi kemudian menominasikan Kompetitornya KARSA , yaitu Ibu Khofifah untuk dapat nominasi.
KELIHATAN SEKALI HANYA INGIN CARI SUARA.

MEMALUKAN.

Bukan lagi seperti PK atau PKS yang saya kenal.

8 12 2008
Moch Isnaini

Nampaknya semua kommentar masuk lembaga sensor dulu.
bahkan mungkin hanya berita yang sesuai dengan pendapat pengurus aja yang akan diposting. kritik dibungkam.

PKS / PK saya pastikan kehilangan 1 suara. Masih ada partai lain yang bernuansa islam lah dalam pemilu 2009.

“katakanlah yang benar walaupun pahit”.

9 12 2008
bluejundi

Menurut saya PKS sedang berupaya merangkul semua golongan, semua elemen bangsa untuk bersama-sama membangun negeri, keluar dari keterpurukan. Salah satu asatidz DPP seingat saya pernah mengatakan bahwa PKS sadar siapa dirinya, hanya setetes air yang mewarnai lautan politik Indonesia. PKS sadar bahwa potensi kebaikan itu juga dimiliki oleh saudara-saudara di luar PKS. Untuk itu perlu dihapuskan image politik aliran utk bersama-sama memperbaiki bangsa dan negara. Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: