Kristiadi: Golkar-PKS Partai Kader

20 04 2009

INILAH.COM, Jakarta – Sistem kaderisasi ternyata masih kurang diminati parpol di Indonesia. Dari sekian banyak parpol, hanya sedikit yang memperhatikan sistem pengkaderan sebagai salah satu bentuk penguatan kualitas partai.

“Setidaknya hanya dua partai yang sudah terlihat melakukan pengkaderan dengan baik yakni PKS dan Partai Golkar,” jelas pengamat politik J. Kristiadi, di Jakarta, Sabtu (18/4).

Sistem kaderisasi, menurut Kristiadi, begitu penting dalam rangka penguatan kualitas partai. Sebab hingga saat ini hampir tidak ada parpol yang melakukan dan memperhatikan proses pengkaderan dengan baik. Padahal, sistem tersebut begitu diharapkan masyarakat.

Tidak hanya itu, kata Kristiadi, sistem kaderisasi juga akan berpengaruh pada koalisi yang akan dibangun. “Kalau kaderisasi partai tidak berjalan baik, maka pembentukan koalisi antarpartai menjadi hanya bertujuan pragmatis semata,” kata Direktur Eksekutif CSIS ini.

Sedangkan parpol lainnya, tutur Kristiadi, begitu mengandalkan pada ketokohan atau figur dari pendiri atau Ketua Umumnya. Untuk kategori ini Partai Demokrat dan PDIP, masuk didalamnya. Parpol yang melulu bertopang pada tokoh relatif mudah pecah jika terjadi beda pendapat. Sehingga, seperti “amuba”, yakni mereka yang beda pendapat membentuk partai baru.

“Membuat partai politik memang tidak boleh dibatasi, tetapi keberadaan wakil rakyat dari partai politik di parlemen perlu dibatasi,” ujar dia.

Karena itu, dijelaskan dia, ketentuan parliamentary threshold (PT) atau ambang batas minimal perolehan suara partai sebesar 2,5% kursi di DPR penting untuk meningkatkan kualitas partai.

“Filosofinya, parliamentary threshold itu bukan hanya untuk membatasi jumlah partai tapi juga agar partai-partai politik lebih berkualitas,” terang dia. Selain itu PT, tambah dia, dapat meminimalisir banyaknya aspirasi yang bermunculan di DPR. Terutama ketika ingin mengambil suatu keputusan. “Dengan demikian, pemerintahan juga bisa berjalan baik, dengan dukungan parlemen yang kuat,” kata dia.

Oleh karena itu, Kristiadi berharap, PT segera diberlakukan. Walaupun banyak dari parpol-parpol yang menolak pembatasan tersebut. “Pembatalan itu jangan sampai terjadi. Saya tidak yakin jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membatalkan ketentuan PT itu,” pungkas dia. [*/jib]

http://inilah.com/berita/politik/2009/04/19/99994/kristiadi-golkar-pks-partai-kader/


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: