Koalisi: Tunggu Pekan Depan

23 04 2009

Tifatul Sembiring
PKS Beri Keputusan Koalisi Pekan Depan

JAKARTA–Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan memberikan keputusan koalisi melalui sidang majelis syuro yang rencananya digelar tanggal 25 April sampai 26 April 2009. Semua bentuk komunikasi politik dengan parpol lain sebelum pelaksanaan sidang majelis syuro dipastikan bukan merupakan keputusan akhir partai.

Hal itu dikatakan Presiden PKS, Tifatul Sembiring, menanggapi adanya pertemuan antara Tim 5 PKS dengan Tim 9 dari Partai Demokrat di Jakarta, Senin (20/4). Menurut Tifatul, pertemuan dengn Tim 9 PD merupakan bagian dari komunikasi politik yang dijalankan partai terhadap semua parpol peserta pemilu. “Belum ada tanda tangan resmi koalisi atau kesepakatan tertulis apa pun,” ujar Tifatul melalui sambungan telepon, di Jakarta, Selasa (21/4).

Dia menjelaskan, sidang majelis syuro adalah forum musyarawah tertinggi dalam partai sebagai sarana mengambil keputusan strategis kepartaian. Sidang majelis syuro terdiri dari 99 orang anggota yang merupakan perwakilan dari 33 provinsi yang ada di Indonesia.

“Majelis syurolah nanti yang memutuskan sikap partai untuk koalisi, capres/cawapres, dan lain-lain. Putusan ini wajib dijalankan pengurus DPP,” jelas Tifatul.

Kendati demikian, Tifatul melanjutkan, pertemuan dengan Tim 9 PD bukan pula diartikan sebagai pertemuan tanpa makna. Pertemuan yang mendiskusikan pandangan politik PKS dan PD lebih menitikberatkan pada pembentukan pemerintahan yang kuat di masa mendatang. “Paling tidak lima tahun ke depan.” Bagi PKS, pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang dikendalikan sepenuhnya oleh presiden dengan tujuan-tujuan politik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta optimalisasi terhadap pelayanan publik.

“Konstitusi merujuk pada pemerintahan presidensiil, artinya kekuasaan mutlak berada di tangan presiden. Para pembantu kerja presiden tentu harus memahami prinsip ini, termasuk menteri dan wapres,” papar Tifatul. Dia melanjutkan, prinsip-prinsip yang harus dipenuhi untuk menguatkan sistem pemerintahan presidensiil menjadi proposal utama PKS dalam menjalin komunikasi dengan parpol lain.

PKS tidak berada pada posisi menawar-nawarkan kandidat cawapres atau figur-figur calon menteri yang akan duduk di kabinet. “PKS tak ingin terjebak dalam praktik politik bagi-bagi kekuasaan,” tandas Tifatul.

Sumber : Republika Newsroom


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: