Dana Rp 4,2 Trilyun Belum Dinikmati Masyarakat Kampung di Surabaya

11 05 2010

Dana pembangunan kota sebesar Rp 4,2 trilyun yang dikucurkan Pemkot Surabaya, dampaknya belum dinikmati masyarakat kampung. Banyak proyek besar yang dituntaskan, tapi proyek kecil di kampung tidak pernah tuntas.

RENI ASTUTI anggota Komisi C DPRD Surabaya pada suarasurabaya.net, Jumat (07/05), mencontohkan pembangunan saluran air tanpa tutup di kampung-kampung dengan lebar 0,5 meter.

“Waktu saya tanyakan kenapa tanpa tutup, Dinas PU Bina Marga hanya bilang, untuk tutupnya dianggarkan tahun depan. Lho ini khan lucu, masak membangun saluran tidak tuntas tanpa tutup. Padahal saluran ini akan berbahaya saat musim hujan terutama buat anak-anak di kampung. Sudah banyak korban akibat saluran tanpa tutup, balita hanyut di saluran,”papar RENI.

Sementara proyek besar seperti pedestrian yang nilainya Rp 67 milyar, kata RENI, terus dirampungkan. Ini sangat ironis. “Di satu sisi proyek besar di pusat kota digencarkan termasuk pembangunan taman-taman. Tapi di sisi lain, fasilitas pembangunan untuk masyarakat kampung kenyataannya belum bisa dinikmati dan porsinya sangat kecil,”ujar RENI.

Padahal, menurut RENI, masyarakat kampung juga bagian warga Surabaya yang seharusnya mendapat perlakuan sama untuk menikmati dana pembangunan Rp 4,2 trilyun. Untuk itu, RENI berharap kondisi seperti ini tidak terulang dan perencanaan pembangunan harus bisa menyentuh semua lapisan masyarakat. (tin)

sumber : suarasurabaya.net, 7 Mei 2010


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: